Ditulis oleh :

”Dimana orang-orang yang saling mencintai karena KeagunganKu? Hari ini Aku naungi mereka dengan naunganKu” (H.R Muslim).

Sahabat, tentulah kita mengenal sebuah istilah yang sudah tidak asing di telinga kita; ukhuwwah?. ya benar kata itulah yang selalu menjadi jargon kita semua. sahabat, Ukhuwwah itu lahir ketika kita menyadari kelemahan dan kelebihan dari saudara-saudara kita. Menerimanya dengan lapang dan bukan untuk menghujatnya. Bersandar kepada iman kita kepada Allah SWT, karena ukhuwwah itu juga merupakan konsekuensi dari keimanan kita.

Kini realitasnya tidak sedikit ketika saudaranya memiliki kekurangan atau pun ada hal yang tidak disukai dari saudaranya kemudian membuat komunikasinya berubah dan rasa cintanya berkurang. Sehingga lahirlah kondisi memilih. Ingatlah sahabat, seandainya kita mencinta karena Allah dan membenci pun karena Allah maka pandanglah saudara kita dari sisi kebaikannya. Seandainya ada sifat yang kurang kita sukai maka bencilah sifatnya bukan orangnya. Sebuah keniscayaan seandainya sifat dan jasad itu menyatu dalam satu tubuh. Namun begitulah ukhuwwah lahir diatas cinta yang suci. Adanya pertautan hati yang kuat, ikatan cinta yang tidak satupun orang mampu membelinya meskipun membelanjakan semua isi langit dan bumi. Karena Allah lah yang mempersatukan hati kita semua.

Ukhuwwah itu akan mengatakan kebenaran-kebenaran dan bukan lah hadir untuk membenar-benarkan. Ukhuwwah itu hadir dan membangun cinta diantara sesame, ukhuwwah itu hadir membangun kepercayaan yang kuat diantra sesame. Ukhuwwah lahir untuk membangun saudara-saudaranya, ukhuwwah itu nasihat dan teguran yang menghembuskan kesucian cinta, ukhuwwah itu energy yang menjadi rahasia kemenangan para sahabat, Dan ukhuwwah itu hadir untuk bersama memperjuangkan mihwar dakwah ini.

Kini kita disatukan dalam sebuah jalan, jalan suci seperjuangan, yaitu jalan dakwah. Yang lahir karena ukhuwwah itu sendiri. Yang memancarkan cinta untuk saudara-saudara kita karena mengharapkan ridho Allah SWT. Dan berharap kita bersama-sama menuju surgaNya kelak. 

”di jalan ini kita memang saling membutuhkan. Dan di jalan ini kita satu sama lain memerlukan orang yang bisa memberikan keberanian dan mengusir ketakutan karena kesendirian. Jika dalam perjalanan duniawi, Rasulullah memerintahkan kita untuk memiliki teman seperjuangan yang akan bersama-sama memperjuangkan jalan dakwah ini. Kita lebih membutuhkan teman dalam bekerja di jalan Allah. Bukanlah kesendirian yang hanya memikiran pribadinya saja. ”satu orang pengendara adalah syaitan, dua syaitan, dan tiga orang pengendara baru disebut pengendara yang banyak. (H.R Malik, Abu Daud dan Turmudzi). 

Pengendara yang banyak’ adalah karena jumlah yang banyak semakin meminimkan penguasaan syaitan atas mereka Dalam hadis lain disebutkan, ”Barangsiapa di antara kalian yang ingin menikmati taman surga hendaklah ia berjama’ah. Karena syaitan itu bersama orang-orang yang sendiri, dan ia akan menjauh dari dua orang”. (H.R Ahmad Turmudzi dan Hakim)”

Sehingga, Fudhail bin Iyadh beliau adalah seorang ulama yang sangat dikenal begitu dekat degan masjidil haram dengan nasihat-nasihatnya yang menyentuh hati, beliau seangkatan dengan imam malik, Abdullah bin al Mubarak, beliau menghelakan nafas terakhirnya saat mendengar ayahnya membaca 'Dan jelaslah bagi mereka adzab dari Allah yang belum pernah mereka perkirakan.' (Az-Zumar: 47) ketika shalat, sesaat setelah beliau mendengar ayat itu, beliau jatuh dan meninggal. Nasihat-nasihatnya sangat menyentuh hati dan semua orang saat itu mengakuinya. Diantara nasihatnya ialah ”siapa yang ingin bersaudara dengan orang yang tidak memiliki aib, tanpa kekurangan, ia takkan memiliki saudara.
Abu Darda mengatakan, ”kata-kata keras dan kasar dari seorang saudara itu masih lebih baik daripada engkau kehilangan seorang saudara.”

Syaikh Ar Rasyid dalam bukunya Darul Muntholaq menuliskan ”masing-masing kita harus bersabar bersama orang-orang seperjalanan, yakni ”shabr ala aqran”. Sabar dari kekasaran, sabar dari kesalahpahaman, sabar dari keburukan dalam berbagai bentuknya yang dilakukan oleh teman seperjalanan. Karena manusia tak pernah lepas dari kekeliruan dan kekhilafan. Dan nilai ukhuwah itu takkan pernah dapat terbayar dengan apapun. Karena balasannya adalah surga Allah. Wallahu’alam

Entri Populer

Jago Desain Creative Design And Branding
About Us
Powered by Blogger.

Sidebar Ads

x
- WHO AM I ? - Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, WANT TO KNOW MORE ABOUT ME ?SCROLL DOWN
A LOREM IPSUM DOLOR
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.
The Story of MeI already know the world of graphic design since 2012 and has studied since the beginning of 2013, when it was first introduced graphic design I am very happy and excited to learn I feel this is where my passion. It is very difficult for me to learn graphic design because I am a autodidact not there are teachers who guide and teach me, though only armed with science and tutorials of other graphic designers on the internet I can attest that the quality of my design is same as the graphic designer who studied in college, although unsuccessful I will continue to try and try again.Download My Resume PDF
- SPECIALIST SERVICE - Graphic DesignPrint DesignPackaging DesignLabeling DesignLayout DesignTypographicInfographicVector DesignPoster DesignWeb DesignShirt Designlogo & Stationery DesignID Card DesignInvitation Design
- My Skills -
HTML/CSS
Jquery/PHP
Photoshop
CorelDRAW
Illustrator