Ditulis oleh :
Namaku hadi, sahabatku bilang sih aku orangnya dekat dengan siapapun, pendiam, ramah, seneng dengerin curhatan orang dan calm. Tapi masa iya gitu???. Kini aku sudah Selesai. Aku juga aktif di dakwah kampus. Subhanallah, Banyak bertemu dengan orang-orang solih dan solihah yang membuatku gemeteran. Keringat dingin deh keluar kalo ngomong didepan mereka tuh. Biasa lah suka demam panggung juga.
Teringat saat-saat aku masih dalam kondisi yang lemah saat itu, saat aku belum mengenal dakwah kampus, bahkan istilah dakwah pun masih sangat asing ditelingaku. Aku sedang termenung disana, Kemudian saudaraku datang dan menghampiriku yang sedang duduk termenung. “hai. Kawan?? Sedang apa disini?”. Kemudian aku menoleh dan membalikan badanku dan berkata “eh, akhi saudara kapan datang?? Ini saya lagi diem aja. He”. Sekilas kemudian kami angkat kaki dari tempat itu untuk bersegera berangkat ke masjid, karena kebetulan adzan dzuhur terdengar dari arah masjid dekat kosan.
                Selepas shalat berjamaah, kami melanjutkan perbincangan yang sempat terputus. “you lagi sibuk ga?” saudaraku bertanya kepadaku. “Kenapa emang?” sahutku dengan senyum kecil. Saudaraku kemudian mengajakku jalan menuju suatu tempat. “Yuk ikut saya” beliau sambil menarik tanganku. Dan kami pun pergi ke suatu tempat tidak tahu kemana aku akan dibawa. Kami berjalan kaki sekitar beberapa meter jauhnya menuju sebuah rumah dengan penuh pohon, sejuk dan menyejukan.
                Tak kusangka disana sudah banyak sekali orang yang sedang duduk dan berdiskusi. “wah ada apa nih?? Aku bertanya-tanya didalam hati. Kemudian salah satu dari mereka menyuruh saya duduk. “ayyo silahkan duduk, kita ngobrol-ngobrol disini. kamu ketua mahasiswa itu kan?? Yang sering disebut-sebut ma si ganteng arda??” kak sadly bertanya padaku dengan candaannya. “iya kak saya, ini ada apa ya kak??” aku pun bertanya dan terheran-heran mau diapain aku disana.
                Kemudian kak sadly memulai pembicaraannya dengan kami disana. Tak lama kemudian Datanglah seorang perempuan dari arah pintu rumah membawa senampan makanan dan beberapa gelas minuman segar. “Ayyo silahkan dimakan dan diminum, jangan malu-malu, afwan ya seadanya” ka ina menawarkan makanan dan minuman yang dibawanya kepada kami. “ayyo…ayyoo haus euy, tuh liat banyak makanan..!!!” saudaraku bisik-bisik kepadaku tentang makanan dan minuman yang dibawa kak ina.
                “Haus kan?? Yaudah diminum dulu deh biar konsen kita ngobrolnya” ujar kak sadli yang sedang berbicara panjang itu. “he..he.he…” kami pun tertawa dan kemudian mengambil minuman dan makanan yang disediakan kak ina. “Enak ga…enak ga…..grrrr..aa..tt..iisss..??”arda bisik-bisik kepadaku.
                Perbincangan panjang pun dimulai saat itu, tapi aku pun merasa bingung sebenarnya apa yang sedang dibicarakan oleh kak sadly. Kemudian siarda nanya, faham ga??? “bingung euy” sahutku ke arda. Yaudah entar saya yang jelasin lagi ke kamu ya. “iya dah” aku pun hanya bisa diam dan mendengarkan rangkaian-rangkaian kalimat dari mulut kak sadly.
                Ditengah pembicaraan kak sadly nanya kepadaku “hadi ngerti ga? Atau bingung?, he..he”, aduh bingung kak “yaudah sama dulu juga kak sadly bingun kayak hadi. Tapi insyaAllah nanti juga faham ya??” oke deh kak. Aku pun hanya bisa ngangguk-nganggukin kepala doang. Masalah faham belakangan katanya.
                Tak terasa waktu yang terus berjalan, tak terasa sudah empat jam kami disana berbincang bincang. Akhirnya perbincangan pun berakhir seiring habisnya makanan dan minumannya. “Okeh, adik-adik kak sadly yang kak cintai karena Allah, ada pertanyaan? Jika tidak ada kita akhiri?” kak sadly pun melontarkan pertanyaan terakhirnya kepada kami yang sedang duduk manis disana. insyaAllah tidak ada kak. Sahutku. Meskipun aku bingung apa yang dibicarain.
                Hingga akhirnya aku pun diperkenalkan dengan dia yang disukai oleh saudaraku si arda ini, “hadi, kau mau saya kenalin ga ma dia yang paling beuuuuuuhhhh mantap lah.” Siapa?? sahutku sambil ketawa-ketawa geli. “okeh saya kenalin you, dia selalu setia menemani langkah kita, dia akan menghantarkan kita kepada Nya” arda ngomong sambil serius dengan masang muka serius pula. Akhirnya aku diajak duduk dibawah pohon nan sejuk. “saya mau kenalin you, ..sksk…skskks…sksks..sss..sks. arda bisikin sesuatu ditelingaku. Dan dia yang ingin diperkenalkan itu ternyata adalah DAKWAH.
Gemertar aku saat dibisikan itu ditelingaku, bahkan aku pun bingung apa, dan bagaimana. Kemudian arda menyambung pembicaraannya “selamat datang saudaraku, kita akan memulai jalan dakwah ini bersama, jalan yang selalu dirindukan oleh para syuhada. Jalan yang telah rosululloh wariskan kepada kita”.
Aku pun sangat terharu, dan tidak sadar air mata ini pun tertumpah ruah. Dan hingga kini dakwah itu sangat kami cintai daripada kami sendiri. Ya, dakwah, dia akan membawa dan akan mengantarkan kita kepadaNya kelak, bertemu dengan rosululloh, dan orang-orang shalih terdahulu yang senantiasa berkomitmen pada jalanNya.  Dan darisanalah dulu aku bersama dalan jalan dakwah kampus. Dan kini, darah yang mengalir ditubuhku penuh dengan percikan dakwah kampus. Welcome my friend…

2 komentar... Silahkan dibaca atau Beri komentar

Entri Populer

Jago Desain Creative Design And Branding
About Us
Powered by Blogger.

Sidebar Ads

x
- WHO AM I ? - Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, WANT TO KNOW MORE ABOUT ME ?SCROLL DOWN
A LOREM IPSUM DOLOR
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.
The Story of MeI already know the world of graphic design since 2012 and has studied since the beginning of 2013, when it was first introduced graphic design I am very happy and excited to learn I feel this is where my passion. It is very difficult for me to learn graphic design because I am a autodidact not there are teachers who guide and teach me, though only armed with science and tutorials of other graphic designers on the internet I can attest that the quality of my design is same as the graphic designer who studied in college, although unsuccessful I will continue to try and try again.Download My Resume PDF
- SPECIALIST SERVICE - Graphic DesignPrint DesignPackaging DesignLabeling DesignLayout DesignTypographicInfographicVector DesignPoster DesignWeb DesignShirt Designlogo & Stationery DesignID Card DesignInvitation Design
- My Skills -
HTML/CSS
Jquery/PHP
Photoshop
CorelDRAW
Illustrator