Ditulis oleh :
"Seorang pun tidak mengetahuinya apa yang disembunyikan untuk mereka, yaitu (bermacam-macam nikmat) yang menyedapkan pandangan mata sebagai balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan" (QS As Sajdah :17)

Sahabat muslim, jika kita berbicara Syurga pasti semua orang ingin masuk Syurga. Coba saja Tanya anak TK, adik-adik siapa yang mau masuk Syurga angkat tangan!!! Serentak mereka angkat tangan, bahkan orang tuanya juga ikut mengangkat tangan. Orang tolol saja mau masuk Syurga, jika kita tanya. Berbahagialah kita sebagai seorang muslim, karena Allah sudah mempersiapkan dan menjaminkan kita masuk Syurga. Tinggal pilih saja mau Syurga yang mana silahkan, monggo. Kuncinya meninggal dulu, karena dengan meninggal kita akan melanjutkan estafet kehidupan setelah dunia, dan jangan biarkan kita meninggal dalam keadaan kafir, melainkan harus dalam keadaan muslim.

“hai orang-orang yang beriman! Bertaqwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada Nya dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan muslim”
(QS. Al Imran 102)

“Barang siapa yang diakhir hayatnya mengucapkan laailahailallah, maka ia masuk Syurga (Al Hadits)

Dalam sebuah training motivasi, saya pernah diceritakan tentang Syurga. Bagaimana gambaran didalamnya, siapa penghuninya, dan ditemani siapa saja. Kemudian sempat membayangkan saat trainer mengatakan bahwa di Syurga itu kita disediakan 72 bidadari, yang terbayang bagaimana ya?? Satu saja didunia sudah luar biasa kayaknya, apalagi jika 72 bidadari suci dengan ribuan kali lipat cantiknya. Yang paling cantik didunia tak seberapa.

Sampean mu’min? tenang, sampean akan dapatkan Syurga dan tergaransi 100%. " Allah menjanjikan kepada orang-orang mukmin, lelaki dan perempuan, (akan mendapat) surga yang dibawahnya mengalir sungai-sungai, kekal mereka di dalamnya, dan (mendapat) tempat-tempat yang bagus di surga 'Adn. Dan keridhaan Allah adalah lebih besar; itu adalah keberuntungan yang besar"(QS.At-Taubah:72)

Mari kita duduk sejenak, bermuhasabah untuk jejak-jejak kaki kita di dunia. Sudah sejauh mana kita mempersiapkan bekal untuk kehidupan kita setelah dunia ini? Sudah siapkah seandainya malaikat izrail datang bersilaturahim kepada kita?

Dunia ini memang sangat indah dan mempesona bagi kita, seandainya kita tidak memaknai dunia dengan tepat, maka kita akan habis tergerus dengan makna dunia yang sementara dan hanyalah senda gurau belaka ini.

“Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui.” (QS Al-Ankabut ayat 64)

Jangan sampai kita termasuk orang lalai karena tidak memaknai dunia dengan baik. “Mereka hanya mengetahui yang lahir (saja) dari kehidupan dunia; sedang mereka tentang (kehidupan) akhirat adalah lalai.” (QS ArRuum ayat 7)

Demi Allah, kesenangan dunia itu lebih sedikit dari akhirat, tapi mengapa kamu lebih sibuk dengan fantastinya dunia?? ingat saudaraku!!! “Katakanlah: ‘Kesenangan di dunia ini hanya sedikit dan akhirat itu lebih baik untuk orang-orang yang bertakwa.’!” (QS An-Nisa’ : 77)

Indonesia mendapatkan status international dengan tingkat muslim terbesar. Pertama, ini menjadi sebuah harapan besar akan masa depan islam. Kedua, ini menjadi hal yang membahagiakan saat kita membayangkan kelak berbondong-bondong bersama menuju SyurgaNya. Akan tetapi kita bukan hidup untuk membayangkan saja, akan tetapi harus teraplikasi dengan benar. Disisi lain hal ini menjadi sebuah muhasabah besar untuk kita muslim indonesia. Sudah sejauh mana islam itu kita laksanakan dengan baik dan benar? Sehingga kita pantas untuk menikmati dan merasakan SyurgaNya kelak. Apakah istilah islam KTP yang kini sedang ngetrend itu benar ataukah hanya sekedar angin belaka? Islam yang hanya sebagai status pelengkap pada sebuah kartu pengenal agar kita dikatakan sebagai muslim?

Sahabat muslim, jika benar islam KTP itu menjadi trend masa kini, maka Istilah itu harus kita luruskan bersama. Bahwa keislaman kita adalah benar benar sebagai pilihan atas kesadaran dan keimanan kita, bukanlah islam sebagai warisan nenek moyang yang sebatas menerima dan mengikuti saja.

Ingin Syurga? Yuk kita bersama-sama menyongsong syurgaNya yang penuh dengan keindahan itu. Karena Syurga itu tidak gratis, harus ada pajak yang dibayarkan untuk lautan keindahannya. Jangan biarkan kebahagiaan dunia menjadi akhir dari kebahagiaan selamanya dan menyesal diakhirnya. Sebagai seorang muslim, sebetulnya kita sudah tidak usah risau, galau dan gelisah dalam menjalani hidup ini. Mengapa demikian? Karena sungguh Allah sudah mempersiapkan sebuah dunia baru kelak yang sangat dipenuhi dengan keindahan yang mempesona, mengalir sungai-sungai yang akan menghilangkan dahaga, dengan bidadari yang tengah disediakan, dan lain sebagainya. Tugas kita sebagai manusia adalah dua, menjauhi laranganNya dan melaksanakan perintahnya. insyaAllah garansi akan Syurga yang selalu dinanti-nanti dan diidam-idamkan oleh setiap anak manusia sudah ditangan.

Kita sadari benar akan kesalahan-kesalahan yang mungkin pernah dilakukan. Kita pun sadar dengan baik bahwa kita bukanlah barisan malaikat yang lepas dari kesalahan dan dosa. Akan tetapi jangan biarkan dosa-dosa yang sudah kita tunaikan dihari-hari belakang tidak kita tebus dengan banyak kebaikan kebaikan selanjutnya dan semoga Allah menghapuskannya.

"Bertakwalah kepada Allah dimana saja kamu berada, iringilah keburukan dengan kebaikan niscaya menghapusnya dan pergauilah manusia dengan akhlak yang baik “  (Riwayat Turmuzi).

insyaAllah saudaraku, setiap usaha kita dalam melaksanakan perintahNya dan menjauhi laranganNya Allah selalu perhatikan. Karena Allah tidak pernah tidur, sungguh Allah pun begitu dekat. “Maka seungguhnya Aku dekat” (QS. Al Baqarah 186).

Maka, kata Ust. Salim A Fillah, saat kita akan melakukan dosa peganglah leher kita dan rasakan bahwa Allah begitu dekat. Malu!!!!

Motivasi untuk kita, Tidak ada amalan yang kecil disisi allah dan dosa besar pun akan Allah ampuni dengan taubatan nasuha. Amalan sebesar biji zarah pun akan senantiasa Allah lihat dan Allah akan membalasnya dengan balasan yang sesuai. Begitu pun dengan dosa, dosa sekecil apapun akan tercatat dan mendapat balasannya pula.

“Maka barang siapa yang mengerjakan kebaikan sebesar biji zarrah, niscaya dia akan melihat balasannya. Dan barang siapa yang mengerjakan kejahatan sebesar biji zarrah, niscaya dia akan melihat balasannya” (QS. Ajalzalah 7 dan 8.

Kebaikan itu untuk kita juga, pun kejelekannya. Jangan biarkan kesempatan Syurga yang telah Allah janjikan, dihalangi dan disesatkan oleh godaan dunia yang sementara.

“jika kamu berbuat baik berarti kamu berbuat baik untuk dirimu sendiri. Dan jika kamu berbuat jahat, maka kejahatan itu untuk dirimu sendiri” (QS. Al Isra 7)
"....Dan diserukan kepada mereka: 'ltulah surga yang diwariskan kepadamu, disebabkan apa yang dahulu kamu kerjakan.'"(QS. Al-Aaraf:43)
 “Mereka mengatakan, ‘Inilah yang pernah diberikan kepada kami dahulu.’ Mereka diberi buah-buahan yang serupa dan untuk mereka di dalamnya ada istri-istri yang suci dan mereka kekal di dalamnya” (QS Al-Baqarah : 25)
“Apa yang di sisi kalian akan lenyap, dan apa yang ada di sisi Allah adalah kekal.” (QS An-Nahl : 96)

Saat syetan menggoda dan membisikan keindahan dunia sehingga mencoba jerumuskan kedalam lautan dosa kita belajar tuli, ambil alih bisikan itu dan katakana “gue ga mau bareng lo di neraka, enyah dariku!!!!!” dan segeralah memalingkan dari kesempatan dosa dan pergi tinggalkan bisikan syetan.

“Sesungguhnya syetan itu hanya menyuruh kamu agar berbuat jahat dan keji, dan mengatakan apa yang tidak kamu ketahui tentang Allah” (QS. Al Baqarah 169)

Mari kita internaisasikan keislaman kita, bukan hanya pelengkap status pada kartu pengenal saja. Semoga Allah tidak menjadikan dunia ini sebagai puncak dari cita-cita dan pengetahuan kita. Karena insyaAllah kita akan dipertemukan ditelaga yang dipenuhi dengan kenikmatan, sebagai buah hasil dari ketaqwaan kita kepada Allah SWT. Indah sekali, saat kita dikumpulkan ditelagaNya, bersama orang-orang soleh lainnya bersama Rosululloh menuju SyurgaNya berbondong-bondong. Ya Rabb aku rindukan SyurgaMu. Yuk kita pilih mau Syurga mana?? Dan semoga kita termasuk kedalam barisan Hum Fiihaa khaaliduun, kekal didalamnya. Wallahu’alam

Entri Populer

Jago Desain Creative Design And Branding
About Us
Powered by Blogger.

Sidebar Ads

x
- WHO AM I ? - Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, WANT TO KNOW MORE ABOUT ME ?SCROLL DOWN
A LOREM IPSUM DOLOR
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.
The Story of MeI already know the world of graphic design since 2012 and has studied since the beginning of 2013, when it was first introduced graphic design I am very happy and excited to learn I feel this is where my passion. It is very difficult for me to learn graphic design because I am a autodidact not there are teachers who guide and teach me, though only armed with science and tutorials of other graphic designers on the internet I can attest that the quality of my design is same as the graphic designer who studied in college, although unsuccessful I will continue to try and try again.Download My Resume PDF
- SPECIALIST SERVICE - Graphic DesignPrint DesignPackaging DesignLabeling DesignLayout DesignTypographicInfographicVector DesignPoster DesignWeb DesignShirt Designlogo & Stationery DesignID Card DesignInvitation Design
- My Skills -
HTML/CSS
Jquery/PHP
Photoshop
CorelDRAW
Illustrator