Ditulis oleh :
“Ada tiga hal yang barang siapa berada didalamnya, ia akan mendapatkan kelezatan iman, yakini hendaknya menjadikan Allah dan Rosul-Nya lebih dicintai dari lainnya, Hendaknya mencintai seseorang hanya karena Allah. Hendaklah membenci untuk kembali kepada kekafiran setelah ia diselamatkan oleh Allah dari kekafiran itu, sebagai mana ia tak suka dilemparkan kedalam api neraka” (HR. Bukhari dan Muslim)

Perlahan tapi mengagumkan! Itulah kata yang tepat untuk mengekspresikan kearifan dan kegagahan seorang Ali yang senantiasa mengatur dentuman-dentuman rasa yang menabuh dalam hatinya, kala putri bungsu Rosululloh SAW dilamar oleh dua kawannya, Abu bakar Ashidiq, dan Umar bin khatab.

Namun ternyata, Allah menghendaki lain. Para sahabatnya itu harus pulang membawa jawaban penolakan dari Rosululloh atas maksud pelamarannya pada Fatimah. Kabar penolakan itu sempat membuat bingung Ali, karena ia bingung lelaki seperti apa yang diinginkan oleh Al Battul ini?

Lamunan Ali melayang, ada gejolak yang hambar antara perasaan dan Realitas yang ada. Abu bakar adalah seorang lelaki yang istimewa bagi Rosululloh, juga kaya. Pun dengan Umar yang selalu dikatakan Rosululloh selalu membersamai langkahnya, bahkan dengan keberadaannya Islam menjadi semakin kuat. Sedangkan Ali, ia merasa sadar dengan segala kekurangannya itu.

Tapi ternyata perasaan yang bersemayam lama itu, Ali mencoba datang ke kediaman Rosululloh dengan maksud untuk melamar putrinya. Ternyata Allah menghendaki lain dari kedua sahabatnya yang lain. “Ahlan wa sahlan” ungkap Rosululloh, ternyata Ali lah lelaki yang dinanti sejak saat itu. Hingga akhirnya mereka pun menikah. Ali dan Fatimah

Dimalam pertamanya Ali bertanya kepada Fatimah “Wahai Fatimah, apakah sebelum engkau menikah denganku, engkau pernah menyukai seseorang?”
“ia, wahai Ali. Aku pernah menyukai seorang lelaki”
Muka Ali tampak berubah. Bayangkan saja sebuah pertanyaan yang merindukan nama Ali yang keluar dari mulut seorang kekasih, ternyata mengungkap hal yang mematikan lentera dada Ali.

Melihat Ali seperti itu, Fatimah melanjutkan ungkapannya “iya, wahai Ali…dan lelaki itu adalah engkau..”

Seolah ada sorak sorai festival dalam hati Ali. Seketika suasana menjadi berubah, riuh rasa menjadi tak karuan. Bayangkan saja, jika kondisi itu ada pada kondisi kita? Indah bukan? Ah. Ini membangkitkan lamunan kita juga sepertinya (ups!).

Inilah janji Allah yang telah tertulis didalam Al Qur’an, yang baik untuk yang baik dan yang 
keji untuk yang keji. Ini adalah berbicara seni, seni dalam menata dan mengelola gelombang rasa yang menerpa, sehingga seni itu mengekspresikan wujud indah dan mulia.

Biarkan bunga itu merekah pada waktunya, jangan kita paksa hingga kuncupnya melayu karena sari-sari cinta yang sedikit demi sedikit kita nikmati. Lambat laun hilang, kering dan gugur. Bagus jika gugurnya sebagai syuhada, akan tetapi ia gugur sebagai seorang pendusta.

Semoga Hadits yang diriwayatkan oleh Al hakim dibawah ini menjadi pengingat kepada kita, sehingga kita tidak lagi galau saat hati dirundung si merah jambu. he

 “Barangsiapa yang sangat mencintai seseorang kemudian Ia tetap menjaga diri dari perbuatan dosa dan menyimpan cintanya sampai ia mati karenanya, maka ia telah mati syahid” (HR. Al-Hakim, Al-khatib, Ibn Asakir, Ad-Dailami)

Bangkit para pejuang, bangkit dari kegalauan!!!. Hingar bingar media yang menunjukan romantisme-romantisme didalamnya adalah kepalsuan. Ini bukan masalah singkat, akan tetapi ini masalah mashlahat. Apalagi jika suka mempermainkan kata Cinta, ia lontar kesana kemari tiap temu yang menarik baginya, kata cinta meluncur cepat. Orang seperti inilah yang dikatakan oleh Anis Manshur “Dia yang berolah-alih dari satu cinta ke cinta yang lain, takkan mengerti makna cinta.”


Buka mata, buka telinga, dan buka paradigma. Bangkit dan sambut New Day. Wallahua’lam

Entri Populer

Jago Desain Creative Design And Branding
About Us
Powered by Blogger.

Sidebar Ads

x
- WHO AM I ? - Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, WANT TO KNOW MORE ABOUT ME ?SCROLL DOWN
A LOREM IPSUM DOLOR
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.
The Story of MeI already know the world of graphic design since 2012 and has studied since the beginning of 2013, when it was first introduced graphic design I am very happy and excited to learn I feel this is where my passion. It is very difficult for me to learn graphic design because I am a autodidact not there are teachers who guide and teach me, though only armed with science and tutorials of other graphic designers on the internet I can attest that the quality of my design is same as the graphic designer who studied in college, although unsuccessful I will continue to try and try again.Download My Resume PDF
- SPECIALIST SERVICE - Graphic DesignPrint DesignPackaging DesignLabeling DesignLayout DesignTypographicInfographicVector DesignPoster DesignWeb DesignShirt Designlogo & Stationery DesignID Card DesignInvitation Design
- My Skills -
HTML/CSS
Jquery/PHP
Photoshop
CorelDRAW
Illustrator