Ditulis oleh :

Bandung, 21 Januari 2014
          
  “Bersabarlah, An, ini sudah takdir, Allah lebih mencintai Abahmu”
Kang Deni duduk di sampingku juga mengelus pundakku mencoba menegarkan, pEmakaman sudah tampak lenggang setelah beberapa menit yang lalu para pelayat mengantar kami bersama jasad Abah ke sini.
Emak tampak masih terisak di hadapan pusara Abah, matanya menyiratkan sangat kehilangan dengan kepergian sosok laki-laki yang sangat dicintainya, aku kasihan melihat Emak seperti itu, sekarang aku menjadi tulang punggung keluarga ini karena hanya aku anak Abah dan Emak.
“Mak, masih mau di sini atau pulang sekarang?”
Tanya kang Deni. Emak mengangguk pelan lalu berdiri.
“Kita pulang saja, Kang, ada yang harus Emak sampaikan pada kalian”
Ujar Emak. Aku mengernyitkan dahi, mungkinkah pesan dari Abah yang tak sempat Abah sampaikan padaku , tapi apa hubungannya dengan Kang Deni?.
            “Baiklah, ayo kita pulang, An”
            Abah pergi beberapa jam yang lalu saat aku berlari-lari girang ingin menyampaikan kabar gembira pada Abah dan Emak tentang kemenanganku dalam kompetesi menulis, meski aku tak memenangkan juara pertama yang artinya aku tidak berhasil mendapatkan tiket jalan-jalan ke Alexandria aku tetap bahagia karena novelku yang sengaja aku persembahkan untuk Abah mendapat juara ke tiga.
            “Andri, anakku, Emak ingin menyampaikan ini padamu, ini dari Abah, nak”
            Emak menyodorkan sebuah kotak berwarna hitam dengan corak keemasan. Sudah mirip kucing lapar yang melihat tulang ikan, aku tak sabar dengan isi kotak dari Abah, ternyata isi kotak itu selembar peta dunia, sebuah buku berjudul Alexandria dan sepucuk surat. Ya Allah, dari mana Abah dapat uang buat beli buku ini?.
Nak, Abah pamit duluan bukan karena Abah tak cinta,
namun apa daya dunia seolah belum tepat untuk kita rajut bersama.
Insya Allah kita bersua kembali di hijaunya taman syurga.
Abah menantimu nak bersama Emakmu.
Abah kasih kamu selembar peta dan buku Alexandria,
Abah mau kamu hidup bukan hanya untuk dirimu sendiri,
tapi masih banyak orang lain yang harus kamu perhatikan.
Dunia ini menantimu nak, Abah yakin kamu bisa menanam benih dimanapun,
seperti peta ini, kamu lihat dunia dalam sebutir bola mata, kejarlah Alexandriamu…!
Abah sudah tahu keinginanmu jalan-jalan ke Alexandria, Abah sudah tahu buku apa yang sedang kamu tulis, An. Terima kasih, nak, Abah minta maaf jika Abah sering menamparmu”

Surat itu seolah mengoyak hatiku dan Emak, air mataku tak terbendung deras mengalir. Emak memeluku erat. Aku merasa ada sakit yang dalam yang tak ku sadar. Hatiku teriak!, Abah seolah bicara di depan kami. Aku hanya bisa tertunduk terpejam.
“An, kamu harus mendapat nilai bagus di uji kompetensi kali ini, Kang Deni yakin kamu bisa, jika lulus kamu bisa langsung bekerja di kapal pesiar milik teman saya, kapalnya suka berlayar ke luar negeri”
Kang Deni baik, tak seperti yang kupikirkan beberapa waktu lalu. Aku pamit untuk menuju kamarku setelah mengiyakan pernyataan Kang Deni.
Aku tempelkan peta dan surat itu ditembok kamarku yang agak lusuh. Foto Abah aku tempel juga disampingnya. Tatapan tajamku pada foto Abah seperti elang yang siap menerkam ular.
“Abah, aku janji aku akan keliling dunia, untuk wujudkan cita-citamu”
Tanganku mengepal kuat, selanjutnya telunjuku menunjuk mesir,
“Alexandria, aku datang!”

# # #

Entri Populer

Jago Desain Creative Design And Branding
About Us
Powered by Blogger.

Sidebar Ads

x
- WHO AM I ? - Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, WANT TO KNOW MORE ABOUT ME ?SCROLL DOWN
A LOREM IPSUM DOLOR
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.
The Story of MeI already know the world of graphic design since 2012 and has studied since the beginning of 2013, when it was first introduced graphic design I am very happy and excited to learn I feel this is where my passion. It is very difficult for me to learn graphic design because I am a autodidact not there are teachers who guide and teach me, though only armed with science and tutorials of other graphic designers on the internet I can attest that the quality of my design is same as the graphic designer who studied in college, although unsuccessful I will continue to try and try again.Download My Resume PDF
- SPECIALIST SERVICE - Graphic DesignPrint DesignPackaging DesignLabeling DesignLayout DesignTypographicInfographicVector DesignPoster DesignWeb DesignShirt Designlogo & Stationery DesignID Card DesignInvitation Design
- My Skills -
HTML/CSS
Jquery/PHP
Photoshop
CorelDRAW
Illustrator